News

Pasukan Indonesia Akan Ditempatkan di Gaza Selatan Mulai Awal April

Moskow (KABARIN) - Rencana penempatan pasukan internasional di Jalur Gaza mulai menemukan titik terang. Mediator Amerika Serikat (AS) dalam perundingan dengan Hamas, Bishara Bahbah, mengungkapkan bahwa pasukan Indonesia nantinya akan ditempatkan di wilayah selatan Gaza sebagai bagian dari misi stabilisasi internasional.

Dilaporkan portal berita Asharq Al-Awsat, Bahbah menjelaskan bahwa pengiriman gelombang pertama Pasukan Stabilisasi Internasional diperkirakan dimulai pada awal April mendatang.

“Sejauh yang saya ketahui, kelompok pertama pasukan sebagai bagian dari kekuatan ini akan memasuki Gaza pada awal April, dan kontingen yang lebih besar akan dikerahkan bulan depan,” kata Bahbah, Kamis (26/2).

Dalam skema yang dirancang, pasukan Indonesia akan bertugas di sektor selatan Jalur Gaza, sementara unit militer dari negara lain akan mengamankan wilayah berbeda di kawasan tersebut. Kota Rafah yang berada di bagian selatan Gaza disebut menjadi lokasi awal yang kemungkinan dipilih sebagai titik penempatan misi.

Bahbah juga berharap kehadiran pasukan internasional ini dapat menghentikan pelanggaran gencatan senjata yang selama ini masih terjadi.

Ia menilai kehadiran kontingen internasional akan menciptakan stabilitas keamanan di lapangan, termasuk membuka jalan bagi Komite Nasional untuk Administrasi Gaza yang baru dibentuk agar bisa mulai bekerja secara efektif.

Menurut Bahbah, komite tersebut baru dapat memasuki Gaza setelah pasukan stabilisasi tiba karena membutuhkan jaminan keamanan yang memadai.

Secara keseluruhan, Pasukan Stabilisasi Internasional diperkirakan berjumlah besar, yakni sekitar 20 ribu personel militer serta 12 ribu polisi dari berbagai negara yang tergabung dalam Gaza Board of Peace.

Misi ini dipandang sebagai salah satu langkah penting untuk menjaga stabilitas pascagencatan senjata sekaligus memastikan kondisi keamanan memungkinkan proses pemerintahan sipil berjalan kembali di Gaza.

Jika rencana berjalan sesuai jadwal, awal April akan menjadi momen dimulainya fase baru keterlibatan komunitas internasional dalam menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah konflik tersebut, termasuk kontribusi langsung dari Indonesia melalui penempatan pasukannya di Gaza selatan.

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: